"Spiritual Sinergi Semesta (S3)" sent you a message on Facebook...

facebook
Rahmadsyah Mind-Therapist
Subject: Sampai Kapan Menjadi Bayangan Orang Lain?
Assalamu'alaikum wr.wb
Shahabat yang baik, bagaimana kabar Anda di akhir pekan ini? Liburan yang panjang ini atau mungkin sengaja kita perpanjang dengan Senin yang terjepit oleh selasa libur nasional, Mudah-mudahan dapat kita manfaatkan sebaik mungkin. Diantara nya kita isi dengan keakraban bersama kelurga.

Nyantri ke Pontren NLP Pasar Minggu
Hari jumaat kemarin, saya berkunjung ke Pontren NLP Pasar Minggu bersilturahim dengan guru saya. Sudah hampir satu bulan lebih tidak kesana. Karena ada aktivitas yang memang belum mengizinkan. Juga dikarenakan jadwal training sang guru selama bulan April, penuh terisi di luar kota Jakarta.

Berbicara mengenai kebetulan. Rasa-rasanya kebetulan itu hampir sedikit sekali terjadi dalam takdir kita. Pagi jam 09.00 saya sampai di PontrenNLP, di sana juga sudah hadir sahabat seperguruan lainnya. Saat itu sedang mengkaji tentang fokus. Terutama sebagai trainer, lebih memfokuskan pada spesialisasi bidang apa?

Personal Branding
Sudah menjadi hal wajib bagi seorang profesional untuk menspesifikkan dirinya, supaya jelas diketahui oleh pengguna jasa (masyarakat). Dalam dunia bisnis dikenal dengan istilah Branding. "Kamu mau dikenal/diketahui sebagai siapa?" pertanyaan sang guru kepada rekan saya?

Sambil shahabat saya memikirkannya, Guru saya menyalakan TV dan DVD player. Kemudian beliau buka koleksi DVD nya, terpilih 2 DVD. Pertama tentang rahasia publik speakingnya Obama dan film Jeet Kuang Do.

Menjadi bayangan orang lain
Jeet Kuang Do mengisahkan tentang rahasia dari kungfu sang legenda Bruce Lee. Adalah seorang anak muda (Sing Xiang) yang tergila-gila ingin menjadi seperti Bruce Lee. Dia mengeloksi buku dan jurus-jurus Bruce lee, bahkan dia berpakaian sehari-hari seperti Bruce Lee. Padahal Ayah Xiang pewaris dari ilmu tinju yang turun menurun dari leluhurnya, menginginkan agar Xiang fokus berlatih jurus Tinju keluarganya.

Suatu hari, Xiang sedang berjalan-jalan dan menemukan poster informasi perlombaan Jeet Kuang Do. Dia sangat bahagia membaca informasi tersebut. Dengan wajah penuh keceriaan, sambil melompat-lompat kecil, dia pulang menuju rumah untuk bersiap-siap mengemasi barang dan mengikuti perlombaan Jeet Kuang Do.

Komitmen terhadap mimpi
Meskipun Ayahnya melarang mengikuti, sampai sang ayah membakar semua koleksi Xiang tentang Jeet Kuang Do, tetapi Xiang tetap komitmen dengan pilihan hidupnya. Singkat cerita tibalah dia kekota tujuan tempat penyelenggaraan perlombaan itu. Uang yang dia bawa hanya cukup untuk biaya pendaftaran. Walau demikian dia tetap komit pada impiannya.

Menemukan Jati diri
Selama di kota perlombaan, dia bekerja di sebuah restoran, supaya bisa makan dan menginap. Bos Xiang seorang wanita karir yang tidak terlalu suka dengan penampilan Xiang yang menggunakan pakaian seperti Bruce Lee tadi. Ternyata wanita tersebut punya pengalaman kurang indah dalam keluarganya. Karena ayahnya sangat mengidolakan penyanyi Elvis, bahkan berpakaian dan juga rambut disamakan seperti Elvis. Akibat dari kecintaan ayahnya itu, sampai membuat ibu nya meninggalkan mereka.

Dari cerita itu Xiang mengetahui alasan kenapa bossnya tidak suka dengan penampilannya. Yang menarik pada secene ini adalah ungkapan boss Xiang kepadanya. "Sampai kapan kemu rela menjadi bayangan orang lain?"

Perkataan itu membuat Xiang mencari jati dirinya. Hingga dia bertemu dengan seorang murid Bruce Lee, tetapi di pertemuan itu Xiang memperhatikan kalau murid Bruce Lee tersebut tidak menggunakan jurus Jeet Kuang Do, melainkan Tai Chi. Kemudian murid Bruce Lee menjelaskan hakekat dari Jeet Kuang Do.

Esensi Jeet Kuang Do
"Jeet Kuang Do bukanlah hanya jurus kungfu semata, malainkan hasil dari bakat dan potensi pribadi orang yang mempelajarinya. Dan Jeet Kuang Do ku adalah Tai Chi". Kata murid Bruce Lee itu. Di sini Xiang mulai menyadari esensi dari Jeet Kuang Do. Di tambah lagi dengan nasehat terakhir Bruce Lee...

"Bila kamu melihat jariku saat menunjuk bulan, bagaimana mungkin engkau bisa melihat keindahan cahaya bulan. Dan bila engkau hanya melihat ku, bagiamana mungkin engkau memahami dan mendapatkan makna & arti dari Jeet Kuang Do".

Akhirnya Xiang menemukan Jeet Kuang Do nya, yaitu jurus tinju yang turun menurun warisan leluhurnya. Xiang memenangkan perlombaan Jeet Kuang Do dengan jurus tinju keluarganya.

Sudahkah shahabat menemukan Jeet Kuang Do Anda? Dan sampai kapan Anda rela menjadi bayangan orang lain?

Wassalam
Ciganjur, 14 Mei 2011

http://www.facebook.com/l/1dfb6bSfgA-gpdP6XOFGeHF1TLw/www.kursusnlp.com
You have 2,129 new notifications. Visit Facebook now to see what's happening with your friends.

To reply to this message, follow the link below:
http://www.facebook.com/n/?inbox%2Freadmessage.php&t=1663678643781&mid=43fe9d6G5af325ea2af8Ga6f3e0G0&bcode=Ts0RuWyl&n_m=rangga.panuntun318%40gmail.com
The message was sent to rangga.panuntun318@gmail.com. If you don't want to receive these emails from Facebook in the future, please follow the link below to unsubscribe. http://www.facebook.com/o.php?k=d4e5bd&u=100000359656184&mid=43fe9d6G5af325ea2af8Ga6f3e0G0 Facebook, Inc. P.O. Box 10005, Palo Alto, CA 94303

0 komentar:

Posting Komentar